Erick Thohir Laporkan Lagi 2 Dana Pensiun BUMN ke Kejagung, Ada Indikasi Korupsi

Sugeng rawuh Sobat Togel Gajahtoto di Website Kami! : Bandar togel online terpercaya Indonesia Nomor #1 menang berapapun pasti di bayar !!

Liputan6.com, Kementerian Perindustrian Umum (BUMN) DKI Jakarta menyatakan akan menyampaikan laporan kasus korupsi Dana Pensiun BUMN (Dappen) ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Desember tahun ini. Erick Thohir Laporkan Lagi 2 Dana Pensiun BUMN ke Kejagung, Ada Indikasi Korupsi

Menteri BUMN Eric Tohir mengatakan, setidaknya ada dua Dapen BUMN bermasalah yang akan dilaporkan. Namun, Eric tidak membeberkan secara jelas dapne mana yang dimaksudnya. Rencananya pada bulan Desember nanti akan ada dua kasus (terkait) lagi yang akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung, kata Eric dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI Jakarta, Selasa (12/5) di YouTube Komisi VI. . . /2023).

Ditanya lebih lanjut, Eric mengatakan Kementerian BUMN saat ini sedang menunggu hasil laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap dua Dapen bermasalah tersebut. Terkoreksi Tipis, IHSG Hari Ini Dibuka di 7.093

“Tunggu BPKP, saya tidak bisa melanjutkan. Katanya ada dua orang,” ujarnya kepada media. 12 dana pensiun bermasalah

Sebelumnya, Badan Jasa Keuangan (OJK) melaporkan terdapat 12 dana pensiun bermasalah (DAPEN), 7 di antaranya milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Meski begitu, OJK menyebut Kementerian BUMN kini tengah melaksanakan program rekonstruksi Dapen yang bermasalah. Oleh karena itu, OJK akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN.

Sebaliknya, pada Oktober 2023, Wakil Menteri BUMN Karthik Virjotmodjo mengungkapkan pihaknya memang tengah mengusut 7 Dana Pensiun BUMN (DAPEN). Nantinya, tahap audit ini akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagong).

Diketahui, 7 BUMN Dapan sedang diperiksa tim internal Kementerian BUMN. Selain itu, akan diserahkan terlebih dahulu ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai langkah intensif. Hanya dalam hal ini, jika terbukti adanya penipuan atau tanda-tanda penipuan, maka akan dilaporkan ke Jaksa Agung negara tersebut.

READ  BI Terbitkan Kumpulan Masukan Masyarakat atas Pengembangan Rupiah Digital

Menteri BUMN Eric Tohir kembali menuding pengelolaan dana pensiun BUMN melakukan penipuan. Saat ini ada 4 perusahaan BUMN Dapen yang merugikan pemerintah Rp 300 miliar.

Langkah itu masuk dalam agenda pembersihan BUMN yang dilakukan Eric untuk audit lembaga anggaran daerah BUMN. Terutama setelah menangani kasus di Jeevashray dan Asbury.

Pada Selasa (10/3/2023) dalam jumpa pers di Kejaksaan Agung, ia mengatakan, “Setelah kasus Jivashraya, saya curiga dan khawatir ada masalah serupa di dana pensiun BUMN.” Hasilnya, hal itu terekam. Audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melaporkan 4 DAPEN. Diantaranya: Inhutani, PTPN, Angkasa Pura I, dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) atau ID Food. Erick Thohir Laporkan Lagi 2 Dana Pensiun BUMN ke Kejagung, Ada Indikasi Korupsi

Eric mengaku kecewa dengan temuan tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan brutal dalam pengelolaan hak pensiunan.

“Saya kecewa, saya sedih karena para pekerja yang sudah bekerja puluhan tahun, tanpa hasil, dirampok oleh orang-orang biadab.

Eric Thawhir menambahkan: “Jaksa Agung memiliki komitmen yang telah dia penuhi di masa lalu tanpa keraguan. Jaksa Agung akan memecat orang-orang yang telah pensiun dari hari-hari terhormatnya.”

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *