13 Teknologi Luar Angkasa yang Kita Pakai dalam Kehidupan Sehari-hari

Welcome Sobat Togel Gajahtoto di Situs Kami! : Bandar togel online terpercaya Indonesia Nomor #1 menang berapapun pasti di bayar !!

JAKARTA – Sejak awal era eksplorasi makhluk luar angkasa, telah terjadi perbincangan panjang mengenai pentingnya misi tersebut, mengingat dana yang dikeluarkan sudah mencapai miliaran dolar. Di sisi lain, masih banyak permasalahan dunia yang belum terselesaikan. 13 Teknologi Luar Angkasa yang Kita Pakai dalam Kehidupan Sehari-hari

Mulai dari sampah, penggundulan hutan, perubahan iklim, pemanasan global hingga munculnya epidemi baru yang menyerang dunia. Belum lagi permasalahan perang dan perebutan sumber daya alam.

Namun di balik itu semua, ada banyak persoalan penting yang terkadang luput dari perdebatan. Yakni, teknologi luar angkasa telah secara radikal mengubah cara hidup manusia di bumi. Berikut beberapa teknologi luar angkasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Bumi, dilansir Interesting Engineering, Rabu (29/11/2023).

Teknologi luar angkasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari1. Ban tanpa udara

Startup The Smart Tire Company baru-baru ini menandatangani kontrak Space Act dengan NASA untuk mengembangkan ban tanpa udara. Ini didasarkan pada teknologi roda penjelajah NASA, paduan memori bentuk. Teknologi ini mampu mengakhiri permasalahan limbah karet dan paku. Game Resident Evil 4 Remake Segera Hadir dalam Mode VR

Di Amerika saja, sekitar 246 juta limbah ban karet dihasilkan setiap tahunnya, dan sebagian besar kecelakaan mobil disebabkan oleh paku. Ban tanpa udara METL yang diproduksi oleh Smart Tires akan tetap kokoh meskipun bocor dan sangat mengurangi limbah karet. Semua ini dimungkinkan berkat teknologi NASA.

2. Perisai api untuk memadamkan kebakaran hutan

Tahun lalu, teknologi pelindung panas LOFTID NASA diluncurkan ke orbit dengan roket Atlas V. Teknologi ini dirancang untuk membantu misi luar angkasa turun dengan aman ke atmosfer Mars

READ  Indonesia Butuh 9 Juta Ahli IT di 2030, Peluang Karir Nih

Kabar baiknya, teknologi ini juga bermanfaat bagi umat manusia di Bumi. Insinyur NASA telah mengadaptasi teknologi ini untuk menciptakan pelindung panas yang akan membantu memadamkan kebakaran hutan.

3. Satelit observasi bumi dan GPS

Era ponsel pintar telah mengambil alih dunia, ditandai dengan ketergantungan penuh umat manusia terhadap perangkat tersebut. Suka atau tidak suka, pengoperasian ponsel pintar sangat bergantung pada infrastruktur di luar angkasa.

Misalnya, teknologi GPS terhubung ke semua ponsel pintar dan berakar pada misi satelit pertama dalam sejarah. GPS sudah ada sejak era Sputnik ketika para ilmuwan melacak satelit dengan perubahan sinyal radio, yang dikenal sebagai efek Doppler. Teknologi ini merupakan konsep dasar GPS. Pengamatan cuaca dan ilmu iklim saat ini sangat bergantung pada satelit observasi yang mengorbit Bumi. Prakiraan cuaca juga menjadi lebih akurat berkat teknologi satelit.

4. Kendaraan tanpa emisi

Truk tanpa emisi terbesar di dunia, Nugen, dirilis tahun lalu. Nugen Fuel Cell, perusahaan yang mengembangkan First Mode, didirikan oleh mantan insinyur NASA yang bekerja pada program penjelajah Mars Curiosity. Dalam wawancara dengan Interesting Engineering, pendiri dan CEO First Mode, Chris Voorhees, mengatakan ingin melakukan dekarbonisasi langsung dari sumbernya.

5. Kasur untuk tidur nyenyak

Selain menyelamatkan nyawa, teknologi luar angkasa juga membantu manusia di Bumi untuk tidur nyenyak. NASA mengembangkan busa khusus untuk menjaga kenyamanan astronot selama penerbangan.

Contoh lain datang dari Mark Aramley, pendiri perusahaan Bedjet LLC. Ia menerapkan ilmunya saat bekerja di NASA untuk menciptakan kasur yang memberikan kenyamanan maksimal, bahkan ketika satu orang menginginkannya hangat dan yang lain menginginkannya sejuk. “Saya berpikir, bagaimana saya bisa membantu para astronot tetap nyaman di lingkungan yang paling tidak ramah di alam semesta, dan di sini saya merasa tidak nyaman di tempat tidur saya sendiri?” kata Armli dalam postingan blog NASA. 13 Teknologi Luar Angkasa yang Kita Pakai dalam Kehidupan Sehari-hari

READ  Spesifikasi Roket Falcon 9 yang Membawa Satelit Spionase Korsel

6. Reaktor mikronuklir

Radiant Nuclear, sebuah perusahaan yang didirikan oleh mantan insinyur SpaceX, telah mengembangkan mikroreaktor nuklir yang diyakini sebagai sumber listrik portabel tanpa emisi pertama di dunia.

Saat berada di SpaceX, Doug Bernauer ditugaskan membangun reaktor mikronuklir untuk membantu menyediakan habitat darurat untuk misi Mars di masa depan. Ia segera menyadari bahwa teknologi ini dapat diterapkan di Bumi untuk menyediakan listrik ke daerah-daerah terpencil.

7. Robot tanggap bencana

Dr. Alice Agogino sedang meneliti robot berbentuk bola berbentuk kerangka yang dapat berjalan di permukaan Bulan dan Mars untuk NASA ketika dia menyadari bahwa teknologi ini dapat diterapkan untuk tanggap bencana di Bumi.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *